Pengumuman Kelulusan Siswa IX

Pendaftaran Siswa Baru

SMP Muhammadiyah Tenggarong membuka pendaftaran calon peserta didik baru Tahun Ajaran 2017/2018. Adapun jadwal pendaftaran dan persyaratannya berikut :

Jadwal Pendaftaran

  1. Pendaftaran Online dibuka mulai tanggal 10 April 2017 s/d 30 Juni 2017
  2. Pendaftaran Offline dibuka mulai tanggal 10 April 2017 s/d 08 Juli 2017
  3. Pendaftaran dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara offline dan online
    • Offline : Datang langsung dan mengisi formulir pendaftaran di gedung sekolah SMP Muhammadiyah Tenggarong
    • Online : Mengisi formulir pendaftaran online di website SMP Muhammadiyah Tenggarong pada link berikut http://smpmuhammadiyahtenggarong.com/pendaftaran/

Syarat Pendaftaran Siswa Baru

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Mengisi Surat Pernyataan
  3. Membayar biaya administrasi pendaftaran sebesar Rp. 100.000,-
  4. Menyerahkan kelengkapan administratif
    • Surat Keterangan dari Kepala Sekolah asal
    • Foto copy SKHU & Ijazah SD/ Sederajat/ Paket A (masing-masing 2 lembar dan di legalisir)
    • Foto copy Kartu Keluarga (1 lembar)
    • Foto copy Akte Kelahiran (1 lembar)
    • Foto copy KTP Orangtua/ Wali (1 lembar)
    • Pas foto 3×4 = 3 lembar, 2×3 = 2 lembar (pakaian SMP, siswa perempuan memakai jilbab
    • Calon peserta didik baru yang berasal dari luar Kabupaten Kutai Kartanegara harus
    • memiliki NISN dan membuat surat pernyataan bahwa setelah diterima, bersedia
      memvalidasi NISN-nya ke Dinas Kabupaten Asal Sekolah, jika belum di validasi
    • Calon peserta didik pindahan antar kabupaten/ Kota/ Provinsi harus membawa surat
      rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten

 

Syarat Pendaftaran Siswa Mutasi/ Pindahan

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Mengisi Surat Pernyataan
  3. Membayar biaya adminisstrasi pendaftaran sebesar Rp. 100.000,-
  4. Membayar Infak sebesar Rp 1.500.000,-
  5. Menyerahkan kelengkapan administratif
    • Surat Keterangan dari Kepala Sekolah asal
    • Foto copy Raport sekolah asal (2 lembar legalisir)
    • Foto copy SKHU & Ijazah SD (masing-masing 2 lembar dan di legalisir)
    • Foto copy Kartu Keluarga (1 lembar)
    • Foto copy Akte Kelahiran (1 lembar)
    • Foto copy KTP Orangtua/ Wali (1 lembar)
    • Pas foto 3×4 = 2 lembar, 2×3 = 2 lembar (pakaian sekolah, siswa perempuan memakai
      jilbab
    • Calon peserta didik baru yang berasal dari luar Kabupaten Kutai Kartanegara harus
      memiliki NISN dan membuat surat pernyataan bahwa setelah diterima, bersedia
      memvalidasi NISN-nya ke Dinas Kabupaten Asal Sekolah, jika belum di validasi
    • Calon peserta didik pindahan antar kabupaten/ Kota/ Provinsi harus membawa surat
      rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten
diknas

Hari Ini Seketaris Disdikbud Kukar Diserah Terimakan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) Rabu, (11/01/2017) menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Seketaris Disdikbud Kukar. Acara yang berlangsung di ruang rapat Disdikbud Kukar ini dlaksanakan secara internal.

Sertijab yang dilakukan dari seketaris lama, Yuliandris Suherdiman kepada Hifsi G Fachrannas ini dihadiri seluruh Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Bagian di lingkungan Disdikbud Kukar.

Yuliandris Suherdiman dalam sambutannya menyampaikan harapan terbaik untuk kemajuan Disdikbud Kukar . ”mudah-mudahan dengan personil baru saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan gelaitnya lebih kelihatan. Yang sudah baik bisa lebih baik jadi program dan kegiatan yang sudah kita rintis dulu, dengan penyegaran yang ada kita harapkan kedepannya bisa jadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, seketaris baru Hifsi G Fachrannas mengungkapkan jika ia sudah berkoordinasi dengan Kepala Disdik Kukar yang lama, Wiyono dan Seketaris Daerah (Sekda), Marli terkait pelaksanaan Sertijab ini.

”Saat ini kepala dinas definitif belum ada, berdasarkan saran bapak sekda sebaiknya lakukan saja secara internal agar kegiatan dapat segera dilaksanakan apalagi saat ini sudah bergabung bidang kebudayaan yang harus mendapatkan perhatian khusus,” terang Hifsi.

Hifsi menginginkan setelah Sertijab dilanjut dengan Rapat Koordinasi dilingkungan Disdikbud Kukar. ”setelah Sertijab ini, saya ingin langsung dilaksanakan rapat koordinasi terkait dengan langkah-langkah persiapan kedepan sehubungan dengan tugas dan fungsi yang diberikan kepada kita, khususnya yang terkait dengan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru ini oleh karena itu perlu merapatkan dan menyatukan pemahaman agar berjalan secara sinergi,” ujarnya.

Komisi C DPRD Prov. Kalteng Kunjungi Disdikud Kukar

Komisi C DPRD Prov. Kalteng Kunjungi Disdikud Kukar

Rombongan Anggota Komisi C DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara pada Kamis, (23/02/2017) lalu.

Rombongan yang berjumlah 11 orang ini dipimpin langsung Ketua Komisi C DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H Syamsul Hadi dan disambut langsung oleh Seketaris Disdikbud Kab. Kutai Kartanegara, Hifsi G.Fachrannas beserta sejumlah pejabat dilingkungan Disdikbud Kab. Kutai Kartanegara.

Kunjungan kerja dibidang pendidikan ini terkait dengan Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tentang kesejahtraan guru dan peningkatan mutu siswa dan gaji guru honor yang linier maupun tidak linier digaji sesuai UMP serta satu guru satu sepeda motor dan satu guru satu laptop.

Disdikbud Kab. Kutai Kartanegara sendiri memaparkan profil Disdikbud hingga program unggulan seperti Satu guru satu laptop, PPDB Online, Etam Balik Sekolah, Kerjasama dengan cambridge university, Sistem informasi calon kepala sekolah hingga Sistem informasi bantuan operasional sekolah dan program satu guru satu rumah.

Ditemui usai dialog Syamsul Hadi mengungkapkan banyak hal yang diperoleh dari kunjungan kerja ini. ”banyak hal yang kita dapat khususnya untuk sekolah unggulan, Persiapan Ujian Nasional 2017 ini kemudian terkait dengan penggajihan guru honor setelah pelepasan kewenangan khususnya SMA sederajad dari kabupaten ke provinsi,” ungkapnya.

Diakui Syamsul Hadi, Kukar memiliki kelebihan karena memang memiliki anggaran besar yang mendukung kemajuan pendidikan di Kukar.

”yang bisa kita ambil dari Kunjungan Kerja di Kukar ini salahsatunya cara membangun sistem yang ada seperti sistem informasi, sistem rekrutmen calon kepala sekolah, pengelolaan BOS dan sistem biaya operasional sekolah,” jelas Ketua Komisi C DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ini.

Kadisdik Resmikan 17 Bangunan Prasarana Sekolah

Kadisdik Resmikan 17 Bangunan Prasarana Sekolah

Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Kamis (13/10) kemarin, meresmikan bangunan prasarana di 17 sekolah tingkat SMP dan SMA di Kukar. Peresmian bangunan ini dilakukan secara simbolis di SMPN 6 Tenggarong, Jl Amelia I Desa Rapak Lambur.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Disdik Kukar, Wiyono. Turut hadir saat itu Camat Tenggarong Mulyadi, serta masing-masing kepala sekolah yang bangunannya sudah rampung dibangun.

Kabid Pendidikan Menengah Disdik Kukar Tulus Sutopo mengatakan, bangunan yang baru diresmikan tersebut bersumber dari bantuan keuangan dari Kementerian Pendidi-kan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui APBN 2016 sebesar Rp20 miliar. Bantuan ini meliputi pembangunan fisik, seperti pem-bangunan unit sekolah baru, ruang kelas belajar, dan ruang praktek siswa.

”Bantuan ini diperuntukkan pembangunan fisik dengan cara swakelola di masing-masing sekolah. Uangnya pun langsung ditransfer ke masing-masing sekolah dari Ke-mendikbud RI, tidak lagi melalui Disdik,” kata Tulus.

Selain kegiatan fisik, juga ada pembelian peralatan laboratorium, paket komputer untuk pelaksanaa UNBK, mebeler, dan peningkatan kompetensi guru.

Tulus menegaskan, pembangunan sekolah di Kukar tetap berjalan meski dalam kondisi keuangan yang cukup memprihatinkan saat ini.

Bantuan tersebut, lanjutnya, turun dengan penuh perjuangan. Oleh karenanya, semua pihak yang terkait diharapkan bisa memamfaatkannya semaksimal mungkin.

”Sehingga kita bisa menanamkan kepercayaan pusat bahwa bantuan yang mengalir ke Kukar dilaksanakan dan diserap semaksimal mungkin. Seperti yang diterapkan SMPN 10 Loa Kulu dan SMPN 6 Loa Janan yang juara 1 tingkat nasional dalam pembangunan gedung sekolah dan pertanggungjawaban keuangannya,” ungkap Tulus.

Kerjasama Cambridge University membuahkan Hasil

Kerjasama Cambridge University membuahkan Hasil

Program kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab. Kukar) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Kukar bersama Cambridge University Press dalam peningkatan mutu pendidikan khususnya dalam berbahasa Inggris mulai mebuahkan hasil. Sebanyak 40 dari ribuan guru Bahasa Inggris yang sudah melalui tahap seleksi mendapatkan kesempatan belajar di Cambridge University, London, Inggris, awal bulan Oktober 2016 mendatang.

Sebelum berangkat ke London, 40 guru yang terdiri dari 16 guru SMP, 17 guru SMA dan 7 guru SMK se-Kab.Kukar tersebut mendapatkan arahan dari Bupati Kab. Kukar, Rita Widyasari di Pendopo Bupati Odah Etam. Selasa, (12/07/2016) kemarin.

Kepala Disdik Kab. Kukar, Wiyono menjelaskan jika program kerjasama Pemkab. Kukar melalui Disdik bersama Cambridge University Press ini sudah berjalan sejak 2014 dan merupakan salah satu program kerja Bupati Kab. Kukar yang tertuang dalam Visi dan Misi Program ”Gerbang Raja” khususnya Visi ke 2 yaitu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Yang menjadi prioritas dalam peningkatan SDM adalah kesehatan dan Pendidikan.

”para guru terpilih ini akan mengikuti pelatihan selama enam minggu lamanya dari dosen-dosen di Cambridge University. Rombongan akan berangkat pada tanggal 3 Oktober 2016 dan kembali lagi ke tanah air pada tanggal 11 November 2016. Rombongan akan diantar langsung oleh Bupati Kukar Rita Widyasari dan didampingi tim dari Disdik,” jelas Wiyono.

Dengan adanya program ini diharapkan Kedepan siswa-siswa Kukar bisa bersaing dengan negara-negara lain bahkan bisa melanjutkan pendidikan keluar negeri tanpa melalui tes khususnya untuk bahasa inggris bahkan saat Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini menunjukaan perdagangan bebas Asia Tenggara dan tentunya membutuhkan tenaga-tenaga teknis. ”ketika ini terjadi dan kita tidak mampu bersaing tentunya kita akan menjadi penonton di daerah kita sendiri. Hal inilah yang tidak diinginkan ibu Bupati Kita,” ujar Kepala Disdik Kab. Kukar ini.

Dikutip dari pernyataan Bupati Kab. Kukar saat menerima kedatangan Asean Director of Cambridge University Press T.V Govinda dan Duta Besar Inggris Raya untuk Indonesia, Moazzam Malik dalam acara simbolis penerapan program Cambridge English yang berlangsung di pendopo Bupati Kukar. Rabu, (17/06/2014) lalu. Rita Widyasari menjelaskan jika terjadinya Memorandum of Understanding (MoU) antar Pemkab. Kukar dan Cambridge University atas dasar keinginan untuk memajukan Kabupaten Kukar.

”kami juga ada MoU, jika ada anak – anak yang berbakat akan kita sekolahkan ke Cambridge University dengan beasiswa dari Cambridge. Idenya dari keinginan saya untuk Kutai Kartanegara ini lebih maju, kita pintarkan dulu guru dan anak – anak kita, jadikan bahasa Inggris bahasa pengantar kedua sehingga kedepan kita bisa bersaing. Sekarang ini banya Sumber Daya Alam, banyak pula tenaga asing karena kita sendiri tidak bisa berbahasa Inggris. Mudah – mudahan kedepan itu bisa tergeser, apalagi pariwisata kita saat ini lagi pesat-pesatnya dengan jumlah pengunjung 1,1 juta per tahun. Kenyataannya hanya sebagian yang bisa berkomunikasi dengan mereka, termasuk PNS kita yang banyak belum bisa berbahasa Inggris. Kita akan buat Kutai Kartanegara seperti di Bali, sampai tukang becak saja bisa bahasa Inggris,” uangkap Rita pada saat itu.

Ke 40 guru ini juga masih akan mendapatkan pembekalan pada 18 Juli hingga 31 Agustus 2016 sebelum keberangkatan pada awal Oktober 2016 serta wawancara visa di Jakarta.

Orang Tua Dan Sekolah Harus Jalin Kolaborasi Yang Baik

Orang Tua Dan Sekolah Harus Jalin Kolaborasi Yang Baik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kab. Kukar) menggelar Sosialisasi Penguatan Pelaku Pendidikan Keluarga. Yang berlangsung di gedung serbaguna Disdik Kab. Kukar. Kamis, (10/11/2016). Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk zona 2 yang meliputi Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, dan Loa Kulu serta Loa Janan.

Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah dalam hal ini untuk melibatkan keluarga didalam dunia pendidikan, seperti diketahui bahwa keberhasilan pendidikan itu tidak sepenuhnya berada pada tanggung jawab sekolah, yang tidak kalah pentingnya pengaruh dari keluarga. Sekolah yang melibatkan orang tua atau keluarga mendapatkan prestasi dan prilaku yang lebih baik dibanding sekolah lain.

Terkait dengan pembentukan karakter, Kepala Disdik Kab. Kukar, Wiyono menyampaikan sebagai harapan menteri pendidikan bukan hanya kemampuan akademis yang baik tapi juga prilaku karakter masing-masing anak didik itu untuk menjadi generasi penerus bangsa sangatlah penting. ”Sampai saat ini, yang mendapatkan bantuan pusat baru 36 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara namun harapan kementerian secara keseluruhan untuk kegiatan ini bisa terlaksana di seluruh satuan pendidikan, dimulai dari PAUD hingga tingkat SMA/SMK,” jelasnya.

Ditambahkan Kadisdik ini, Implementasinya nanti, sekolah harus membuat sejumlah indikator, misalnya ada pertemuan 2 kali dengan orang tua atau wali murid, kelas orang tua, dan mendiskusikan persoalan-persoalan pendidikan di sekolah tersebut, baik itu terkait dengan anaknya dan maupun lainnya.

”Dan itu dikembangkan seperti salahsatunya membentuk grup-grup orang tua di sekolah tersebut untuk sama-sama memantau anak didiknya, termasuk dari sekolah melaporkan perkembangan baik dari sisi akademis, prilaku dan sebagainya kepada orang tua sehingga ketika ada persoalan bisa segera di antisipasi dan kemudian bisa meningkatkan hubungan yang baik antara sekolah dengan orang tua,” terang Wiyono saat membuka acara tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan nantinya bisa menjalin kolaborasi yang baik dalam pengawasan anak-anak terkait dengan peningkatan kualitas dari pada anak didik.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) PNFI, PAUD dan Kejuruan, Harjerin selaku ketua panitia menyampaikan secara keseluruhan peserta Sosialisasi Penguatan Pelaku Pendidikan Keluarga sebanyak 1.226 dari 18 kecamatan yang merupakan kepala satuan pendidikan baik formal maupun Informal dan ditambah pengawas serta penilik. Mereka adalah yang belum pernah mengikuti sosialisasi kegiatan yang sama di Surabaya dan Samarinda.

”Kita juga memiliki 6 satuan pendidikan sebagai file project Pelaku Pendidikan Keluarga. Sedangkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut untuk seluruh kepala satuan pendidikan dari PAUD hingga tingkat SMP karena SMA/SMK sudah masuk masa peralihan ke provinsi. Aturan Kementerian peserta tidak boleh lebih dari 200 hingga 250 peserta maka peserta kita yang banyak ini kita bagi menjadi 6 zona, yaitu zona Tenggarong 2 angkatan, zona Kota Bangun, Kembang Janggut, dan Muara Badak, serta Zona Muara Jawa,” ucap Harjerin.

diknas

Hari Ini Seketaris Disdikbud Kukar Diserah Terimakan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Disdikbud Kukar) Rabu, (11/01/2017) menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Seketaris Disdikbud Kukar. Acara yang berlangsung di ruang rapat Disdikbud Kukar ini dlaksanakan secara internal.

Sertijab yang dilakukan dari seketaris lama, Yuliandris Suherdiman kepada Hifsi G Fachrannas ini dihadiri seluruh Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Bagian di lingkungan Disdikbud Kukar.

Yuliandris Suherdiman dalam sambutannya menyampaikan harapan terbaik untuk kemajuan Disdikbud Kukar . ”mudah-mudahan dengan personil baru saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan gelaitnya lebih kelihatan. Yang sudah baik bisa lebih baik jadi program dan kegiatan yang sudah kita rintis dulu, dengan penyegaran yang ada kita harapkan kedepannya bisa jadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, seketaris baru Hifsi G Fachrannas mengungkapkan jika ia sudah berkoordinasi dengan Kepala Disdik Kukar yang lama, Wiyono dan Seketaris Daerah (Sekda), Marli terkait pelaksanaan Sertijab ini.

”Saat ini kepala dinas definitif belum ada, berdasarkan saran bapak sekda sebaiknya lakukan saja secara internal agar kegiatan dapat segera dilaksanakan apalagi saat ini sudah bergabung bidang kebudayaan yang harus mendapatkan perhatian khusus,” terang Hifsi.

Hifsi menginginkan setelah Sertijab dilanjut dengan Rapat Koordinasi dilingkungan Disdikbud Kukar. ”setelah Sertijab ini, saya ingin langsung dilaksanakan rapat koordinasi terkait dengan langkah-langkah persiapan kedepan sehubungan dengan tugas dan fungsi yang diberikan kepada kita, khususnya yang terkait dengan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru ini oleh karena itu perlu merapatkan dan menyatukan pemahaman agar berjalan secara sinergi,” ujarnya.